Provinsi Riau mempunyai sejumlah objek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Laporan kali ini kita turunkan tiga objek wisata air terjun di Riau dan satu gulungan ombak besar yang bernama Bono. Air Terjun Tembulun Rusa Air terjun ini terletak di sebelah utara Desa Batu Ampar. Untuk sampai ke lokasi ini, dapat ditempuh perjalanan dengan kenderaan roda empat. Jarak antara Desa Batu Ampar dengan Air Terjun ini sekitar 2 km.
Ketinggian air terjun ini mencapai 18 meter. Sedangkan kedalamannya hanya sekitar 1,5 meter. Di sisi alur air terjun ini terdapat bebatuan yang menyerupai tangga untuk naik ke atas. Menurut masyarakat setempat, aliran air terjun ini bermuara ke hilir, tepatnya di Sungai Reteh.Air Terjun Tujuh TingkatAir terjun ini terletak di kawasan hutan lebat bukit betabuh di Lubuk Jambi, Kabupaten Kuansing, ketinggian air terjun ini mencapai 25 meter dari dasar tanah yang penuh (dengan batu terjal yang pada akhirnya jatuh ke aliran sungai Kuantan. Airnya yang dingin serta udaranya yang segar dan sejuk membuat para pencinta alam merasa betah tinggal di lokasi air terjun, jarak antara air terjun dengan Ibukota sekitar 37 km, sehingga sangat cocok dikembang sebagai objek wisata alam.Air terjun Aek MartuaLokasi air terjun Aek Martua berada di kawasan pegunungan Bukit Barisan dalam kabupaten Rokan Hulu. Air Terjun Aek Martua ini memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri karena memiliki tiga tingkat. Aek Mertua ini memiliki panorama alam yang mempesona. Airnya yang jernih bak kemasan air mineral, sungguh membuat sedap mata memandang. Di samping menjadi obyek wisata, sekarang Aek Martua ini, telah pula menjadi objek penelitian oleh sebuah Perguruan Tinggi Negeri di Pekanbaru.
Ketinggian air terjun ini mencapai 18 meter. Sedangkan kedalamannya hanya sekitar 1,5 meter. Di sisi alur air terjun ini terdapat bebatuan yang menyerupai tangga untuk naik ke atas. Menurut masyarakat setempat, aliran air terjun ini bermuara ke hilir, tepatnya di Sungai Reteh.Air Terjun Tujuh TingkatAir terjun ini terletak di kawasan hutan lebat bukit betabuh di Lubuk Jambi, Kabupaten Kuansing, ketinggian air terjun ini mencapai 25 meter dari dasar tanah yang penuh (dengan batu terjal yang pada akhirnya jatuh ke aliran sungai Kuantan. Airnya yang dingin serta udaranya yang segar dan sejuk membuat para pencinta alam merasa betah tinggal di lokasi air terjun, jarak antara air terjun dengan Ibukota sekitar 37 km, sehingga sangat cocok dikembang sebagai objek wisata alam.Air terjun Aek MartuaLokasi air terjun Aek Martua berada di kawasan pegunungan Bukit Barisan dalam kabupaten Rokan Hulu. Air Terjun Aek Martua ini memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri karena memiliki tiga tingkat. Aek Mertua ini memiliki panorama alam yang mempesona. Airnya yang jernih bak kemasan air mineral, sungguh membuat sedap mata memandang. Di samping menjadi obyek wisata, sekarang Aek Martua ini, telah pula menjadi objek penelitian oleh sebuah Perguruan Tinggi Negeri di Pekanbaru.
Bono Pelalalawan Bono merupakan fenomena alam yang menakjubkan. Di mana, ketika pasang memudiki sungai, maka air sungai akan menggelombang, berombak besar. Tinggi gelombang tersebut mencapai 6 meter. Konon, menurut salah-satu cerita, Bono yang terdapat di daerah Kuala Kampar ini merupakan pasangan jantan dari Bono Betina yang terdapat di Sungai Rokan. Bono ini akan mengamuk pada awal hari bulan, atau tepatnya ketika pasang lagi naik. Bila pasang mati, maka Bono pun menghilang entah kemana. Bono ini muncul biasanya antara tanggal 10 sampai 20 bulan Hijriyah. Peristiwa yang menakjubkan ini dimulai dengan bunyi desingan seolah-olah badai akan turun. Oleh masyarakat di sekitar Kuala Kampar, Bono merupakan kejadian biasa yang sudah mereka kenal sejak kecil. Tak heran bila tua dan muda di sana menganggap Bono lebih sebagai arena bermain sambil menguji ketangkasan mereka berperahu, bukan sesuatu yang mesti di hindari. Bono ini dapat disaksikan di Desa Teluk Meranti, Kuala Kampar.
Sumber : www.riautourism.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih atas komentarnya;